"Mah nengok uyut yuk," berulangkali putri tunggal kami merengek minta menjenguk sang uyut. Memang sejak Hari Minggu mama mengabari bahwa kondisi uyut sudah memprihatinkan, napasnya tersenggal-senggal, namun berhubung hari itu ulangan, mk kurencanakan untuk datang seusai jam sekolah. Namun ternyata mungkin feeling si cicit lebih tajam, dalam perjalanan menuju rumah mamah di Cileduk, uyut telah menghembuskan napasnya. Innalilahi wa innalilahi rojiun, kira-kira pukul 16.00 uyut telah berpulang ke rumah Allah saw. Akhirnya di usianya yang ke 95, uyut kembali ke pangkuanNYA. Maka malam itu juga, tepat pukul 00.00 kami semua berangkat dari Cileduk. Beriringan sebuah mobil ambulance diiringi dengan 2 mobil hitam, membelah keheningan malam, menuju kota Magelang, kota dimana uyut telah mempersiapkan makamnya.Disisi sang suami yang telah 70 tahun lalu meninggalkannya. Selamat jalan uyut, semoga uyut tenang di rumah Allah. Amien.
|